RSS

Arsip Bulanan: Januari 2012

[Part 1] FR Pra Gath Jog-Ja-Karta : Seraper’s Tour of Java

Awal-awal Desember rasa-rasanya udah semangat mau ikutan NFQTrip yang akan diselenggarakan tgl 21-23 Januari. Udah nabung, udah berdoa biar bisa berangkat dan yang namanya rencana tentu bisa berubah kapan saja. Lama g mampir ke Grup Serapium Kaskus, ternyata ada rencana Gathering lagi. Cuman kali ini gatheringnya di Jogja. Waktunya tepat barengan sama NFQTrip. Sempat dilanda kebimbangan sih, tapi akhirnya, dengan mempertimbangkan budget dan waktu, mendingan ikutan gathering di Jogja.

Rendy beberapa kali sempat menghubungi untuk membicarakan rencana keberangkatan ke Jogja. Sayangnya waktu itu saya sedang sibuk dengan jadwal ujian akhir semester. (maaf ya ren).

Tersisa 1 minggu sebelum keberangkatan, Rendy menghubungi lagi. Setelah ngobrol kesana-kemari, dia pengennya naik kereta bisnis atau eksekutif ke Jogja. Alhasil ribetlah saya memeriksa bugdet. Saya menawarkan untuk membeli tiket. dari rumah sudah pesimis g dapet sih, mengingat tgl 21-23 long weekend. Ternyata benar, g dapat tiket. udah habis sejak jauh-jauh hari. Sedikit nantangin Rendy buat naek kereta ekonomi. Jawaban yg saya dapatkan, dia sedikit keberatan. Ok, saya memutuskan untuk pulang ke Madiun terlebih dahulu sebelum berangkat ke Jogja. Lalu bagaimana dengan Rendy? Dia lagi nyari tiket pesawat.

Cerita berlanjut ke perjalanan pulang saya ke Madiun.

Sampai Madiun dijemput Bunda. Nemenin Bunda ke Bank, ke Samsat dan ke kantor. Misinya adalah ngedapetin ijin buat ke Jogja. Beberapa hari sebelumnya sih udah ngomong, tapi kan harus diperjelas.

Menjelang sore, saya mendapat SMS dari sahabat saya semasa SD. Kebetulan dia mau ke Jogja juga. Saya pun makin mantap berangkat, karena ada temennya. Bunda pun jadi lebih tenang.

Sabtu, 21 Januari, saya pun berangkat ke Jogja menggunakan Madiun Jaya, yg non AC. Karena slain lebih murah tiketnya, waktu keberangkatannya tidak terlalu pagi, pukul 06.15 WIB. Kalau yang AC, pukul 05.30 sudah berangkat. Kasihan yang nganter kalau sepagi itu. Belum lagi sampai Jogja juga masih terlalu pagi.

Pukul 09.45, Madiun Jaya merapat di Stasiun Tugu Jogja. Seseorang yang seharian akan menemani saya di Jogja sudah menunggu sejak 30 menit yang lalu.

Kedatangan saya ke Jogja kali ini memang untuk gathering, tapi sedikit banyak membuat saya bernostalgia tentang cerita 2 tahun silam.

Bukankah Jogja itu slalu mengingatkan tentang kamu? mungkin!

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 29 Januari 2012 in We Are Seraper

 

Tag: ,

Serapium Reading Challenge 2012 : Winter in Tokyo (Ilana Tan)

Judul: Winter in Tokyo

Penulis: Ilana Tan

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Kategori: Metropop

Harga: Rp 40.000,-

Winter in Tokyo merupakan salah satu novel Tetralogi Four Season (Empat Musim) dari Ilana Tan. Novel Ilana Tan yang pertama kali saya baca adalah Auntumn in Paris. Teringat kesan saya pada novel Auntumn in Paris, saya sebenarnya kurang tertarik membaca buku ini. Tapi karena sudah terlanjur setor judul di SRC, maka mau tak mau harus dibaca juga.

Konsep novel ini masih mengusung tema romance dan cinta segitiga yang memang seru untuk dibaca. Kisah berawal dari pertemuan antara Ishida Keiko dan Kazuto pada saat musim dingin. Kazuto adalah tetangga baru Keiko. Kebetulan apartemen mereka saling berhadapan dan berada dalam 1 lantai.

Awalnya mereka saling canggung, namun lama-lama hubungan mereka menjadi dekat. Terlebih bagi Kazuto, Keiko adalah orang yang menyenangkan. Misi Kazuto untuk mencari suasana baru di Tokyo pun sepertinya berhasil. Secara perlahan-lahan dia dapat melupakan Yuri, seseorang yang dicintainya.

Kazuto menyadari, bahwa ia mulai jatuh cinta pada Keiko. Namun sayangnya Keiko masih berharap pada cinta pertamanya, Kitano Akira. Keiko hanya menganggap Kazuto sebagai tetangga yang paling baik di dunia.

Usaha Kazuto untuk mendapatkan cinta Keiko tiba-tiba mendapatkan hambatan yg cukup berarti. Keiko bertemu kembali dengan Akira, yang ternyata adalah sahabat lamanya. Mereka pun kembali dekat.

Pada saat selesai perayaan natal, Kazuto mengantarkan Keiko di stasiun. Sepulang dari stasiun, Kazuto diserang oleh preman hingga akhirnya menderita amnesia. Dia lupa pada perasaannya terhadap Keiko. Sedangkan Keiko justru mulai menyadari bahwa dia kehilangan sosok Kazuto.

Lalu bagaimana selanjutnya? Siapa yang akan dipilih Keiko? silakan menebak-nebak!

Dari awal saya membaca, novel ini jauh lebih baik dari novel Ilana Tan yang saya baca sebelumnya. bahasa yang digunakan cenderung baku, namun tidak mengurangi rasa “asik” dalam membaca. Ilana Tan juga menyajikan 2 sudut pandang, sebagai Keiko dan sebagai Kazuto. Sebenarnya, sejak awal kita sudah dapat menduga bagaimana akhir dari cerita ini, namun Ilana Tan dengan apik dapat membuat kita penasaran dan memberikan kejutan-kejutan kecil di setiap chapternya.

Over all cukup rekomended untuk dibaca. Ringan namun cukup membuat penasaran.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Januari 2012 in Buku, We Are Seraper

 

catatan seraper XII : alietha

Akhir 2009 saya mencoba mendaftar di kaskus.us. waktu itu masih bingung mau ngapain. taunya, kaskus itu tempat jual-beli doang. Tapi ternyata di sana ada banyak forum yang bisa diikuti.

Hampir 2 tahun id saya nganggur g jelas. kalau mampir, paling cuma baca dan g ninggalin komentar. Hingga awal 2011 saya mampir di Book Review (sekarang menjadi Forum Buku). Disana tempatnya berdiskusi tentang berbagai macam buku. Di tempat ini, rasanya saya menemukan orang-orang yang sedunia dengan saya. Walaupun setiap anggota punya buku favorit yang berbeda-beda, tapi tetap aja kalau ngobrol jadi nyambung.

Anak-anak book review biasa dipanggil Seraper. Sedangkan book review sendiri disebut Serapium. Kalau mau tau asal-usul sejarahnya, silakan mampir di grup. Di grup ini, ada longue, tempat kita ngobrol-ngobrol untuk mengakrabkan diri sesama seraper. Ada book traveller, meminjam buku gratis antar anggota serap. Ada diskusi-diskusi membahas penulis-penulis atau karya tertentu, sampai dengan adanya lomba membaca buku antar anggota serap, Serapium Reading Challenge 2012. Ada banyak manfaat yang di dapatkan dari grup ini. Saya pun sudah menganggap mereka sebagai keluarga ketiga.

Waktu itu saya masih semester 5, awal-awal masuk konsentrasi. Kebetulan tugas-tugas juga berhubungan dengan dunia online, so, masih bisa nyuri-nyuri waktu buat ngaskus. Hingga makin hari makin banyak tugas yang diterima, hingga kegiatan semacam ngaskus tidak bisa ditoleransi. saya pun vakum. Syukurnya anggota serapium tidak hanya berpusat di kaskus, tapi juga di FB dan twitter. Sesekali saya masih bisa bergabung dan ngobrol disana. Kalau ada gathering pun, saya usahakan datang, biar makin akrab dan nambah temen tentunya.

Oya, soal id saya, alietha, beberapa seraper pernah bertanya sih, artinya apa. Ada yang menduga kalau saya penggemarnya Dewie Sekar. Memang sepintas id saya mirip dengan tokoh novel karya Dewie Sekar, alita (dlm novel Alita @ first, Alita @ heart), tapi sesungguhnya, g ada hubungannya sama sekali. bahkan saya baru mendengar nama dewie sekar waktu awal bergabung dengan Serapium. Nama alietha ini sebenernya cukup simple artinya buat saya. Saya kan orangnya kecil, nah, orang jawa sih bilangnya “alit”(kecil), maka dari sebutan itu, saya modifikasi menjadi alietha 🙂

oke deh, sekian dlu nulis-nulisnya. ini hanya catatan kecil yang diperuntukan bagi keluarga Serapium. Senang bergabung dengan kalian, dan semoga kita tetap solid sampai tua nanti.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Januari 2012 in We Are Seraper